Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, December 28, 2015

Ciri anak usia dini yang mempunyai kecerdasan Linguistik tinggi

Secara garis besar memang kecerdasan Linguistik memang sangat erat kaitanya dengan pertumbuhan dan pengembangan dari cara berfikir serta cepat tanggapnya si anak merespon dan menjawab beberapa hal yang diajukan kepadanya tak hanya itu dengan memiliki kecerdasan Linguistik yang tinggi anak mampu juga mempengaruhi kawan-kawannya walau itu hanya denga bahasa saja.  Bila mana anda belum membaca dari artikel tentang 10 Pertanyaan untuk Mengetahui Kecerdasan Linguistik anak silahkan  Anda membacanya dengan klik link tersebut. Sehingga anda tahu apa yang di maksud dengan kecerdasan Linguistik.

Secara sederhana anak yang mempunyai  kecerdasan Linguistik rendah memang bisa di tingkatkan, sekali lagi saya katakan jangan berkecil hati bila anak Anda ternyata memiliki kecerdasan Linguistik rendah , kalimat tersebut sempat saya tulis di artikel dengan judul cara tepat meningkatkan kecerdasan Linguistik  anak yang lemah, sekali lagi saya mengingatkan apa bila anda belum membaca silahkan klik link tersebut.

Berikut kami tampilkan ciri-ciri anak usia Dini yang mempunyai Kecerdasan Linguistik tinggi :
No
Usia Anak
Ciri-ciri
1
Lahir – 1 Tahun
a.    Merespon jika namanya di panggil
b.    Berceloteh atau mengucapkan sepatah dua patah kata
2.
1 – 2 Tahun
a.    Mengenal suara orang-orang terdekatnya
b.    Mampu menyebut benda
c.    Mengerti perintah sederhana
3
2 – 3 Tahun
a.    Mampu mengenal suara benda, binatang atau orang lain.
b.    Mampu menyatakan dalam kalimat pendek
c.    Mampu mengajukan pertanyaan sederhana
d.    Tertarik gambar warna pada buku
4.
3 – 4 Tahun
a.    Mampu mengenali dan hampir bisa menirukan berbagai suara.
b.    Tertarik untuk dibacakan buku cerita
c.    Mampu mengenali nama benda dan fungsinya
5
4 – 5 Tahun
a.    Mampu mengenali masing-masing bunyi dan huruf
b.    Senang belajar membaca
c.    Mampu diajak berdialog sederhana
6
5 – 6 Tahun
a.    Mampu berbicara dengan lancar.
b.    Mampu bertanya lebih banyak dan menjawab lebih komplek
c.    Mampu mengenal bilangan dan berhitung sederhana.

Demikian tabel tentang ciri-ciri dari anak yang memiliki kecerdasan Linguistik tinggi, semoga artikel diatas dapatnya bermanfaat bagi anda. Salam dari RA dan KB Ushuluddin.


Sunday, December 27, 2015

cara tepat meningkatkan kecerdasan Linguistik anak yang lemah

Ilustrasi anak yang lemah
Mengenal Kecerdasan Linguistik  tentunya pembaca semua masih ingat tentang cara bagaimana kita mengenal kecerdasan Linguistik anak anda, hal tersebut sangat berkaitan erat dengan tingkah laku dan kebiasaan anak kita, hal tersebut pernah kami ulas pada artikel dengan judul 10 pertanyaan untuk mengetahui kecerdasan anak kita, kalau Anda masih belum membaca silahkan anda baca link berikut ini 10 Pertanyaan untukMengetahui Kecerdasan Linguistik anak, karena di dalam artikel tersebut juga menjelaskan apa yang dimaksud dengan Linguistik.
Sebagian besar kecerdasan Linguistik dimiliki oleh para orator, negosiator, pengacara, negarawan dan lain sebagainya. Tak jarang pula kita dari beberapa orang yang kami sebutkan tadi memang memiliki kecerdasan dalam tata bahasa yang penuh makna, sehingga mereka mampu mengendalikan dari orang lain bahkan sampai-sampai apa yang menjadi ucapannya mampu “menyihir” dari pendengarnya. Tak hanya itu orang  yang memiliki kecerdasan Linguistik tinggi mampu memilih kata-kata yang tepat, memberi ilustrasi yang singkat dan menjaga fokus pembicaraan, sistematis dan komunikatif. Tak jarang pula orang yang memiliki kecerdasan Linguistik tinggi entah sengaja atau tidak mereka mampu memberi kesempatan untuk berceloteh “nakal” namun celoteh tersebut bukan merupakan sanggahan dan bantahan namun justru memperkuat argumen yang disampaikannya.
Kembali ke topik masalah dari judul diatas yang bertuliskan cara tepat meningkatkan kecerdasan Linguistik  anak yang lemah, dengang mengetahui hal seperti itu Anda jangan menjadi putus asa sebab ketika kecerdasan Linguistik anak Anda lemah bukan berarti IQ dari anak Anda itu sama dengan kecil , mungkin untuk kecerdasan Linguistik anak Anda lemah namun ia memiliki kecerdasan yang lain.
Biasanya seorang ahli dalam melakukan test IQ pada anak awalnya mereka akan melakukan interaksi dan mengajukan beberapa pertanyaan yang memang mengarah kepada kebiasaan dan tingkah laku Anak, entah hal tersebut kepada si anak atau kepada Anda sebagai orang tua. Sehingga mereka bisa membidik dan memaparkan lebih detail dari kemampuan dari si anak.
Untuk meningkatkan Kecerdasan Linguistik anak Anda beberapa hal memang harus anda lakukan karena kecerdasan tersebut sangat berkesinambungan dengan tata bahasa dan bicara mereka. Cara yang harus lakukan adalah memberikan stimulasi yang disukai anak namun yang isinya nilai-nilai dari pada meningkatkan kecerdasan Linguistiknya. Misalnya ajak anak anda melihat-lihat sesuatu yang ia memang pengen lihat dan lakukanlah beberapa ajakan mengobrol maupun interaksi kepada si anak. Berbeda halnya dengan anak yang memang memilik kecerdasan Linguistik tinggi sesuai yang ditulis oleh Suyadi, M.Pdi dari dalam bukunya yang berjudul Psikologi Belajar PAUD menjelaskan hal tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kecerdasan-kecerdasan lainnya.
Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi Anda semua. Salam dari RA dan KB Ushuluddin.


Saturday, December 26, 2015

10 Pertanyaan untuk Mengetahui Kecerdasan Linguistik anak

Kecerdasan Linguistik
Tahukah anda orang yang memiliki kecerdasan Linguistiktinggi mampu mempengaruhi orang lain hanya dengan gaya bahasa dan retorika saja.
Mengapa orang yang memiliki kecerdasan Linguistik tinggi mampu mempengaruhi orang lain ? nah mari kita ulas bersama-sama , okey
Sebelumnya mari kita ulas apa sih yang dimaksud dengan kecerdasan Linguistik tersebut, bahwasanya Menurut May Lwin, bahwa Kecerdasan Linguistik adalah kemampuan untuk menyusun pikiran dengan jelas dan mampu menggunakannya secara kompeten melalui kata-kata, sepertu halnya bicara, membaca dan menulis.
Nah  ketika kita semua udah mengetahui apa yang dimaksud dengan kecerdasan Linguistik trus mengapa ? *sesuai pertanyaan diatas*
Sebab gaya bahasa, tutur kata, gerak verbal, mimik yang pas ketika bicara semuanya mengandung daya pikat yang luar biasa. Tak hanya itu bahkan kecerdasan ini mampu untuk meyakinkan siapapun, sehingga segala hal yang diucapkanya laksana yang penuh makna.
Sekarang ketika kita semua memang sudah mantab dan mengetahui yang di maksud dengan kecerdasan Linguistik, sesuai dengan judul artikel diatas bahwa untuk mengetahui tingkat kecerdasan Linguistik pada anak ada 10 Pertanyaan untuk Mengetahui Kecerdasan Linguistik anak anda , diantara nya adalah :
Sebelumnya pertanyaan berikut hanya untuk mengukur seberapa tinggi kecerdasan linguistik anak anda,
Aturan mainnya : Jawablah “Ya” jika pertanyaan –pertanyaan dibawah ini sesuai dengan kenyataan yand ditunjukkan pada anak anda, dan sebaliknya jawablah “tidak” bila mana memang tidak sesuai.
1.    Apakah anak anda senang bermain kata-kata, seperti puisi, pantun dan sajak ?
2.    Apakah anak anda senang membaca ?
3.    Apakah anak anda  terampil berbicara  (cerewet) ?
4.    Apakah anak anda senang meniru gaya bicara orang lain ?
5.    Apakah anak anda senang bermain teka-teki silang ?
6.    Apakah anak anda senang dibacakan cerita, kisah atau dongenge ?
7.    Apakah anak anda selalu memberi alasa jika menolak perintah anda ?
8.    Apakah anak anda banyak bebtanya ketika diajak bicara ?
9.    Apakah anak anda mudah menyerap informasi ketika mendengarkan radio atau sedang menonton televisi ?
10. Apakah anak anda sering berhumor atau senang bercanda ria ?
Nah itu diatas adalah 10 pertanyaan untuk untuk Mengetahui Kecerdasan Linguistik anak anda
Kemudian jumlah jawaban “Ya”  dan “Tidak” pada pertanyaan diatas !
Ya       = .............
Tidak  = .............
Kemudian untuk Mengetahui Kecerdasan Linguistik anak anda setelah anda melakukan hal tersebut , pasti kelihatan mana yang terabanyak, apabila banyak jawaban “Ya” atau mendekati angka 10 maka semakin tinggi kecerdasan anak anda.dan sebaliknya bila lebih banyak jawaban “Tidak” kemungkinan besar kecerdasan Linguistik anak anda rendah.

Demikian artikel tentang mengetahui tingkat kecerdasan linguistik diatas, semoga bermanfaat, dan nantikan artikel selajutnya tentang bagaimana cara meningkatkan kecerdasan Linguistik anak anda. Simak terus informasi di blog RA dan KB Ushuluddin.

Friday, December 25, 2015

Download Kumpulan Lagu Islami

Selamat pagi Guru-Guru Indonesia yang selalu mendapatkan Rahmat dari Allah SWT. Mengingat peada lembaga pendidikan anak usia dini (TK,KB,TPA,RA) yang jelasnya tidak akan lepas dengan yang namanya nyanyian maupun lagu-lagu, karena dengan begitu anak-anak semakin mudah menangkap materi yang kita ajarkan, kalau dalam postingan sebelumnya kami dari RA dan KB Ushuluddin menulis dan meng Upload tentang lagu-lagu umum lebih jelasnya silahkan buka link berikut : Download dan Ayo  Bernyanyi . 
Namun kali ini tidak jauh beda dengan artikel sebelumnya , akan tetapi yang membedakan hanyalah jenis lagu, karena dalam artikel ini mengajarkan anak dengan lagu-lagu Islami, sehingga anak akan lebih paham tentang nama Tuhan, dan rukun wajib, dan lain sebagainya.
Mungkin tidak akan kami panjang dan lebar kali tinggi,  karena Bapak/ Ibu Guru jelasnya sudah tidak sabar lagi untuk mendownload dan langsung mempraktekannya, untuk itu silahkan klik link download yang ada dibawah ini :

Thursday, December 24, 2015

Kualifikasi dan Spesifikasi kepala sekolah/ Madrasah

Tak Hanya Guru saja yang terdapat peraturan dalam pemerndiknas namun kali ini melalui posting artikel ini kami akan menshare pasal yang mengatur tentang standart Kepala sekolah/Madrasah , itu tertuang pada Pasal 38 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah;

Perlu kita ketahui bersama bahwa makna dari Kepala sekolah profesional adalah kepala sekolah yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah meliputi: dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan sosial.

A.    KUALIFIKASI
Kualifikasi Kepala Sekolah/Madrasah terdiri atas Kualifikasi Umum, dan Kualifikasi Khusus.

1.  Kualifikasi Umum Kepala Sekolah/Madrasah adalah sebagai berikut:
a.   Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau nonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi;
b.   Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya 56 tahun;
c.   c.Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun menurut jenjang sekolah masing-masing, kecuali di Taman Kanak-kanak /Raudhatul Athfal (TK/RA) memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di TK/RA; dan
d.   Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang.

2.  Kualifikasi Khusus Kepala Sekolah/Madrasah meliputi:

a.   Kepala Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal (TK/RA) adalah sebagai berikut:

1)   Berstatus sebagai guru TK/RA;
2)   Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru TK/RA; dan
3)   Memiliki sertifikat kepala TK/RA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

b.   Kepala Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) adalah sebagai berikut:

1)   Berstatus sebagai guru SD/MI;
2)   Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SD/MI; dan
3)   Memiliki sertifikat kepala SD/MI yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

c.   Kepala Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) adalah sebagai berikut:

1)   Berstatus sebagai guru SMP/MTs;
2)   Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMP/MTs; dan
3)   Memiliki sertifikat kepala SMP/MTs yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

d.   Kepala Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) adalah sebagai berikut:

1)   Berstatus sebagai guru SMA/MA;
2)   Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMA/MA; dan
3)   Memiliki sertifikat kepala SMA/MA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

e.   Kepala Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) adalah sebagai berikut:

1)   Berstatus sebagai guru SMK/MAK;
2)   Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMK/MAK; dan
3)   Memiliki sertifikat kepala SMK/MAK yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

e.   Kepala Sekolah Dasar Luar Biasa/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SDLB/SMPLB/SMALB) adalah sebagai berikut:

1)   Berstatus sebagai guru pada satuan pendidikan SDLB/SMPLB/SMALB;
2)   Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SDLB/SMPLB/SMALB; dan
3)   Memiliki sertifikat kepala SLB/SDLB yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

f.    Kepala Sekolah Indonesia Luar Negeri adalah sebagai berikut:

1)   Memiliki pengalaman sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai kepala sekolah;
2)   Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru pada salah satu satuan pendidikan; dan
3)   Memiliki sertifikat kepala sekolah yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

B. KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH / MADRASAH
NO.
DIMENSI KOMPETENSI
KOMPETENSI
1
Kepribadian
1.1. Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah.
1.2 Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin.
1.3 Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah/madrasah.
1.4 Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.
1.5 Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah/ madrasah.
1.6 Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan.
2
Manajerial
2.1 Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan.
2.2 Mengembangkan organisasi sekolah/madrasah sesuai dengan kebutuhan.
2.3 Memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah/ madrasah secara optimal.
2.4 Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif.
2.5. Menciptakan budaya dan iklim sekolah/ madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik.
2.6 Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal.
2.7 Mengelola sarana dan prasarana sekolah/ madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal.
2.8 Mengelola hubungan sekolah/madrasah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide, sumber belajar, dan pembiayaan sekolah/ madrasah.
2.9 Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan peserta didik baru, dan penempatan dan pengembangan kapasitas peserta didik.
2.10 Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional.
2.11. Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel, transparan, dan efisien.
2.12 Mengelola ketatausahaan sekolah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/ madrasah.
2.13 Mengelola unit layanan khusus sekolah/ madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah.
2.14 Mengelola sistem informasi sekolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan.
2.15 Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah/madrasah.
2.16 Melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/ madrasah dengan prosedur yang tepat
3
Kewirausahaan
3.1 Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah / madrasah.
3.2 Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah / madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif.
3.3 Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah.
3.4 Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah.
3.5 Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sekolah/madrasah sebagai sumber belajar peserta didik.
4
Supervisi
4.1 Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.
4.2 Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat.
4.3 Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.
5
Sosial
5.1 Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/madrasah
5.2 Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
5.3 Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain.

Untuk mengunduh  Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah / Madrasah silahkan klik links berikut.

Demikian artikel ini Semoga bermanfaat.