Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, January 29, 2016

Fitur Baru pada SIMPATIKA yang perlu diketahui

Selamat datang di Blog milik RA dan KB Ushuluddin, kali ini berkaitan dengan Simpatika Kemenag, yang mana penambahan fitur baru yang perlu Bapak/Ibu Guru ketahui, bahwa dalam penambahan yang akan di louncingkan pada bulan Februari 2016  adalah adanya SKBK (Surat Keterangan Beban Kerja) dan Pengesahan SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas). Mari kita tengok seperti apa fitur baru ini…
Rincian data beban tugas mengajar.


Rincian data beban tugas tambahan.

Dengan melihat tabel di atas, teman-teman guru pasti sudah paham apa yang dimaksud. Semua data yang dibutuhkan untuk penilaian kelayakan pemberian Tunjangan Profesi, mulai dari data sekolah atau madrasah tempat mengajar, mata pelajaran yang diampu, pemenuhan rasio guru dan siswa, serta jam tugas mengajar, semuanya tersedia. Demikian pula bagi guru yang mempunyai beban tugas tambahan, data-datanya juga bisa dimasukkan, seperti nama tugas, kategori tugas, dan tentu saja penyetaraan tugas tambahan terhadap jumlah jam mengajar.
Sebagai bagian dari SIMPATIKA, fitur Ajuan SKBK juga menghormati prinsip layanan SIMPATIKA secara umum, yaitu sistem menjamin proses pengelolaan data yang lebih transparan, terpadu, akurat, cepat, mudah, dan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku, serta bekerja secara realtime online (daring waktu-nyata). Fitur baru Ajuan SKBK dalam SIMPATIKA ini mempunyai 3 (tiga) keunggulan utama, yaitu:
1. Bekerja secara realtime online dan terpadu
Sistem yang bersifat realtime online dan terpadu memungkinkan proses pengajuan SKBK bisa dipantau setiap saat secara langsung dari mana saja dan kapan saja. Guru yang mengajukan SKBK bisa memantau seluruh proses pengajuannya dari awal hingga akhir. Setiap guru bisa mengetahui apakah SKBK yang diajukannya telah diproses dan dinilai dengan benar. Begitu sebuah ajuan SKBK selesai dinilai, saat itu juga guru yang bersangkutan dapat melihat hasilnya melalui akun SIMPATIKA masing-masing. Dengan demikian, tak ada waktu tunggu dalam pemrosesan data, serta terpusat dan terpadu dalam penyajian data.
2. Data berbasis data nyata jadwal mengajar guru
Data utama SKMT dan SKBK diambil dari sumber primer jadwal mengajar guru yang sebenarnya. Informasi jumlah jam mengajar, rasio guru dan siswa, mata pelajaran yang diampu, dan sebagainya, diambil langsung dari jadwal kelas dan guru yang telah ada dalam layanan SIMPATIKA. Sistem penjadwalan dalam SIMPATIKA cukup cerdas untuk bisa mencegah adanya jadwal ganda atau jadwal bentrok. Ini berkat sistem yang terpadu dalam SIMPATIKA. Dengan demikian, data yang digunakan dalam SKMT dan SKBK lebih akurat, terpercaya, dan dapat dipertanggung-jawabkan keabsahannya.
3. Penilaian yang terotomasi oleh sistem
Penilaian kelayakan SKBK dalam layanan SIMPATIKA dilakukan secara otomatis oleh sistem berdasarkan aturan dan ketentuan yang berlaku untuk Tunjangan Profesi. Sepanjang data primer yang dimasukkan adalah data yang benar maka penilaian hasil kelayakan juga benar dan sesuai aturan. Tidak ada pemasukan data berulang sehingga kemungkinan data ganda atau salah entri menjadi sangat kecil. Dengan demikian, hasil penilaian SKBK dari layanan SIMPATIKA untuk penentuan kelayakan Tunjangan Profesi menjadi lebih akurat, cepat, mudah, dan akuntabel.
Dengan 3 keunggulan tersebut, fitur Ajuan SKBK dalam layanan SIMPATIKA menjadifitur eksklusif yang belum tersedia di layanan-layanan lain sejenis.
Perhitungan jumlah jam mengajar.

Layanan SIMPATIKA yang bekerja secara realtime online, terpadu, dan pintar, membuat pihak Kantor Kemenag dari kota dan kabupaten hingga tingkat nasional menjadi sangat terbantu dalam pengelolaan PTK secara lebih profesional, cepat, mudah, dan lengkap. Sistem layanan SIMPATIKA menjamin aturan dan prosedur dilaksanakan dengan benar, data-data yang digunakan bersumber dari data sebenarnya, serta proses yang cepat dan mudah dengan bantuan teknologi, sehingga keluaran dari sistem ini adalah informasi yang akurat dan dapat dipertanggung-jawabkan.
Penilaian status kelayakan Ajuan SKBK.

yang jelasnyanya sesuai yang dilangsir dari situs wacana siap online untuk tepatnya louncing tersebut kapan belum di pastikan tanggalnya namun dari tulisannya sudah ada info ancang-ancang pada bulan Februari 2016.
demikian informasi ini semoga dapat bermanfaat.

walau cuaca tak bersahabat KBM tetap dilaksanakan.


Banjarbaru, 30 Januari 2016, RA dan KB Ushuluddin.  Wilayah Kota Banjarbaru , Kalimantan Selatan pagi ini telah diselimuti oleh Hujan yang lebat, hal tersebut dibarengi angin tipis yang sepoi-sepoi sehingga menjadikan hawa dingin yang sangat terasa, mungkin kita semua merasakan apabila cuaca seperti itu untuk melakukan kegiatan pasti terasa malas apalagi kalonya kita harus mandi dulu, berrrrr dinginya nya .......,

Namun situasi tersebut  tidak mengecohkan dan mengendorkan semangat anak RA dan KB Ushuluddin untuk menuntut ilmu , walau bunyi bel otomatis yang terbiasa bersuara itu tidak berbunyi lagi itu dikarenakan kondisi lampu padam sejak usai shubuh tadi waktu setempat, para orang tua ternyata juga mengantarkan putra-putrinya untuk menuntut ilmu di lembaga RA dan KB Ushuluddin dengan tepat waktu.

Sungguh luar biasa, semangat belajar mereka yang tak kenal dengan cuaca, tak hanya itu kegiatan belajar mengajar pun juga dilakukan seperti hari-hari biasa.

Menurut kepala sekolah RA Ushuluddin Ibu Lipia Rahayu, S.Pd, AUD mengatakan kalaunya harinya hujan setiap hari apa sekolah harus diliburkan? Yang jelasnya tidak, KBM tetap dilaksanakan tanpa mengurangi waktu sedikitpun, dan alhamdulillah selama ini putra-putri RA dan KB Ushuluddin semangatnya sungguh luar biasa walau cuaca tak bersahabat.


Semangat luar biasa yang seperti inilah yang dapat diacungi jempol, demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Salam Pendidikan Indonesia. 

Wednesday, January 27, 2016

Download Aplikasi Dapodik V.2.01 yang telah mengalami Perbaikan

Apakah anda sudah download Aplikasi dapodik V.2.0.0 , pada peluncurannya yang belum berumur satu minggu, pihak dapodik melalui situsnya telah merilis untuk V.2.0.1, dalam versi tersebut telah dilakukan perbaikan pada bug yang telah dirilisnya untuk itu perlu di ketahui bersama untuk Perbaikan dan Pembaruan pada versi 2.0.1 antara lain:

ü  Validasi luas tanah ditiadakan
ü  Perbaikan peserta didik tidak dapat menyimpan
ü  Action menu rombel lanjut semester [baru]
ü  Action menu peserta didik, salin data periodik [baru]
ü  Action menu PTK, salin penugasan lanjut semester [baru]
ü  Action menu sarpras, salin data periodik [baru]
ü  Tombol cek pembaruan, update aplikasi langsung dengan klik 1 tombol tanpa mengunduh patch/installer

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menginstal aplikasi Dapodik PAUD-DIKMAS Versi 2.0.1

1.    Bagi yang sudah menginstall aplikasi versi 2.0.0 Untuk kelancaran entry data silahkan unduh patch lalu jalankan patchnya untuk update aplikasi, tidak usah uninstall aplikasi 2.0.0 (data masih utuh, tidak akan hilang)
2.    Bagi yang belum menginstall aplikasi versi 2.0.0 silahkan download langsung installer versi 2.0.1 dan jalankan installer.
3.    Lembaga yang sudah mengentry data lengkap pada semester ganjil silahkan mengentry data semester genap, dengan cara login ke semester genap.
4.    Lembaga yang sudah mengentry datanya di semester ganjil tetapi belum lengkap, dipersilahkan untuk melengkapi datanya dengan login ke semester ganjil terlebih dulu, setelah itu baru melanjutkan ke semester genap.
5.    Lembaga yang belum mengentry pada semester ganjil sama sekali, dipersilahkan untuk mengisi dan melengkapi datanya dengan login ke semester ganjil, setelah lengkap datanya baru melanjutkan ke semester genap.
6.    Untuk kepentingan data GTK dan aneka tunjangan pastikan data Guru/PTK diisi lengkap, telah dipilih sekolah induknya dan telah memiliki/mengampu rombel dengan jumlah peserta didik sesuai dengan kondisi lapangan.

Bagi yang belum download untuk V.2.0.1 silahkan download dengan klik link dibawah ini ;

Aplikasi dapodik V.2.0.1 Download
Patch Aplikasi dapodik V.2.0.1 Alternatif 1 Download
Patch Aplikasi dapodik V.2.0.1 Alternatif 2  Download
Quick Guide Front En Aplikasi dapodik V.2.0.1 Download
Kitab Juknis Pengelolaan Datin   Download
Buku Roadmap        Download


Demikian Informasi yang kami berikan semoga bermanfaat.

Monday, January 25, 2016

Larangan dari Ditjen PAUD dan Dikmas


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud), dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), mengeluarkan surat pelarangan bahan ajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengandung unsur kekerasan. Kamis (21/1)
Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor 109/ C.C2/ DU/ 2016 per 21 Januari 2016, surat itu ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia yang berbunyi antara lain :
1. Anak usia dini merupakan masa yang tepat untuk pembentukan karakter dan budi pekerti. Oleh karena itu semua informasi yang diterima secara lisan, tayangan maupun tulisan seharusnya bebas dari unsur kekerasan faham kebencian, SARA dan Pornografi.
2. Berdasarkan laporan masyarakat dan kajian terhadap buku Anak Islam Suka Membaca karangan Nurani Mustain terbitan Pustaka Amanah Solo Jateng, cetakan 2013 memuat unsur-unsur tersebut diatas. Yang seharusnya tidak diperkenalkan pada anak usia dini. Hasil kajian pada intinya, kata dan kalimat yang digunakan pada buku tersebut dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak tentang kekerasan, Misalnya;
a. Jilid 2 halaman 28, ada caci maki
b. Jilid 3 halaman 5, di sini ada belati, halaman 9 gegana ada di mana, halaman 18 rela mati bela agama, halaman 25 apa kamikaze itu, halaman 27 bila agama kita dihina kita tiada rela, lelaki bela agama, wanita bela agama, kita semua bela agama, kita selalu sedia jaga agama kita demi Illahi semata. Kemudian di halaman 30 terdapat kata bahaya sabotase, halaman 42 laga suci di Qodisiya, halaman 45 topi baja kena peluru, halaman 46 bilamana ada resolusi, hal 50 bazoka dibawa lari.
c. Jilid 4 di halaman 5 ada kata Jihad, halaman 12 bom, halaman 15 Kafir. Lalu di halaman 2 berjihad di jalan dakwah, halaman 26 hati-hati man haj batil.
3. Mengingat hal tersebut diatas, buku-buku tersebut belum memenuhi kriteria kelayakan bahan prakeaksaraan untuk anak usia dini, sehingga tidak diperkenankan untuk digunakan sebagai bahan ajar di satuan PAUD.
Di akhir edaran itu Harris meminta Dinas Pendidkan untuk dapat menginformasikan kepada jajaran dan satuan PAUD di wilayah saudara mengenai pelarangan buku-buku sejenis yang mengandung kekerasan seperti buku berjudul "Anak Islam Suka Membaca" karangan Nurani Mustain. (M. Husnul Farizi/ KS)
Sumber :paud dan dikmas

PENTING !!!, BACA ATURAN AKUN INDIVIDU PTK

Assalammualaikum Wr. Wb. 
Salam Sejahtera,
Kepada seluruh PTK Kemenag 

Sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Pendis nomor DJ.I/PP.00.6/3541/2015 tanggal 25 September 2015 perihal Penggunaan Sistem Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada binas Direktorat Pendidikan Madr
asah.
Berkenaan dengan hal tersebut, akan dilakukan pembenahan aplikasi SIMPATIKA menyesuaikan dengan aturan baru yang diberlakukan di lingkungan Kemenag dalam 2 (dua) minggu ke depan. Sebagai tahap awal untuk mendukung kemandirian individu PTK pada Layanan SIMPATIKA diberlakukan aturan sebagai berikut:
  1. Bagi akun individu Pendidik (Guru) yang diaktifkan tugas tambahan resmi sebagai Kepala Madrasah/Sekolah oleh Admin Ka.Kemenag Kab/Kota otomatis mendapatkan hak akses sebagai Admin Madrasah/Sekolah.
  2. Kepala Madrasah/Sekolah dapat mencetak ulang (reset) akun login para PTK di lingkup madrasah/sekolah yang dipimpinnya.
  3. Bagi akun individu lain yang mendapatkan peran sebagai Admin/Operator Madrasah (diluar sebagai Kepala Madrasah/Sekolah) dinonaktifkan hak aksesnya oleh sistem secara otomatis. Hak akses dimaksud dapat diaktifkan kembali (atas ijin) oleh Kepala Madrasah/Sekolah menggunakan akun institusi resmi yang diterbitkan/dicetak ulang oleh Admin Ka.Kemenag Kab/Kota.
  4. Bagi Kepala Madrasah/Sekolah naungan Kemenag berkewajiban untuk meminta cetak ulang akun insitusi madrasah/sekolah yang dipimpinnya ke Admin Ka. Kemenag Kab/Kota masing-masing.
Semoga PTK Kemenag selalu bersemangat untuk menjadi lebih unggul dalam penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang tepat guna dan bermanfaat bagi Dunia Pendidikan Indonesia.
Wassalamualaikum wr.wb,
Hormat kami,
Admin Simpatika

SUMBER :simpatika.kemenag.go.id/

Sunday, January 17, 2016

Surat edaran dari Admin Pusat SIMPATIKA




Assalamualaikum Wr. Wb.
Kepada Pengguna SIMPATIKA yth.

Seiring dengan berakhirnya periode Semester 1 TP. 2015/2016 pada tanggal 31 Desember 2015 lalu. Selama bulan Januari 2016 adalah masa persiapan menjelang dibukanya periode Semester 2 TP. 2015/2016 yang dijadwalkan mulai 1 Februari 2016 hingga 30 Juni 2016. Berkenaan dengan hal tersebut, kami informasikan program-program terbaru SIMPATIKA yang akan diimplementasikan mulai 1 Februari 2016 hingga 30 Juni 2016, antara lain: 

1. Cetak SKMT dan SKBK Online (basis Isian Jadwal Mengajar)
2. VerVal NRG lanjutan
3. VerVal Inpassing
4. Registrasi UKG periode 2016
5. Seleksi Sertifikasi Guru periode 2016 6. Penerbitan NPK (Nomor Pendidik Kemenag)
7. Pemetaan Kebutuhan Guru (Otomasi perhitungan kelebihan/kekurangan Guru Mapel basis Isian Jadwal Mengajar). 

Untuk itu memperlancar program - program tersebut, mohon kepada setiap PTK Kemenag mempersiapkan dokumen-dokumen terkait yang digunakan sebagai syarat berkas ajuan dari setiap program-program terbaru dimaksud.
Detil alur proses dari masing-masing program akan diterbitkan lebih lanjut dan dipublikasikan segera kepada PTK melalui Kanwil Kemenag Provinsi dan Kantor Kemenag Kab/Kota.

Demikian informasi dari kami, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Wassalam, Admin Pusat SIMPATIKA

Catatan: Selama bulan Januari 2016 seluruh proses eAdministrasi standar di SIMPATIKA tetap terbuka dan dapat diperoses harian, seperti: Mutasi Datang/Keluar, Pelaporan PTK Non Aktif, Registrasi PTK Baru, dan Update Biodata Portofolio PTK.

Dirjen berpesan jangan menghambur-hamburkan uang.

Harris saat rapat pimpinan tingkat B Ditjen PAUD dan Dikmas mengungkapkan  harus Libatkan Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten, Kota serta peran serta masyarakat .hanya mengundang pejabat internal saja, oleh sebab itu Dirjen berpesan rapim tingkat B Ditjen PAUD dan Dikmas cukup pejabat eselon 1 dan komponen tersebut.
Tak hanya itu Dirjen menyampaikan agar membuat kegiatan yang cerdas dan efisien dalam artian tidak menghambur-hamburkan uang, teliti dalam merencanakan program dan kegiatan, karena kita bukan melihat dari daya serap saja tetapi capaian hasil dari kegiatan yang kita laksanakan.
Sedangkan mengenai tata kelola Dirjen berharap dilakukan sistem online terkait laporan, proposal dan evaluasi dilingkungan Ditjen Paud Dikmas, sehingga memudahkan dan tidak memakan banyak biaya.
Selain itu dalam Rapim tersebut juga dibahas mengenai masalah Revolusi mental dilingkungan ditjen paud dan dikmas, Harris berharap agar setiap pegawai agar diarahkan untuk menciptakan kreasi dan budaya kerja, etos kerja, disiplin, jujur dan, semangat dilingkungan Ditjen Paud dikmas. (Mahmudah B, Pri/ KS)
Sumber : paudni.kemdikbud.go.id

Acungan Jempol. Harris Iskandar Untuk Pendidikan Non Formal



“Pendidikan ibarat sistem pertanian organik bagaimana membuat iklim yang cocok, senang belajar baik murid, warga negara juga guru, jadi tidak ada namanya penguasa. yang perlu kita kembangkan sikap pembelajar, ekologi dan masyarakat akan terbentuk dengan adanya sitim-sistim Pendidikan Nonformal. “Ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat(PAUD dan Dikmas) Harris Iskandar. Jum,at (8/1)

Ia juga mengatakan Pendidikan Nonformal adalah pendidikan masa depan karena mereka dalam belajar basisnya hanya “ semangat bukan uang ,yang membuat mereka lebih menjadi manusia yang seutuhnya mandiri dalam mengetrapkan bisnis dan usahanya dan menjadi orang sukses.

“Sistem Pendidikan yang membuat muridnya selalu ingin kembali dan betah disekolah. dalam mengenyam pendidikan. Karena ada faktor pendukungnya , guru dan kepala sekolah yang berkompeten, ekologinya cocok dimanapun dipupuk yang teratur, Ibarat taman yang menyenangkan membuat muridnya selalu pengin pulang balik kesekolah karena lingkungan yang tidak membosankan. “Ujar Harris.

“Ia juga mengatakan, Pendidikan Non Formal lebih baik dari pendidikan Formal artinya, banyak membantu yang miskin, kaum duafa basisnya semangat bukan uang. kita perlu mengadopsi dari semangat mereka, harusnya kita malu melihat semangat mereka. wajib belajar dan belajar kalau tidak sekarang kapan lagi.

Selain itu Fokus program Formal kita tujukan pembangunan dari pinggiran dan sasaran yang cocok buat pendidikan, ia menghimbau agar diingatkan dinas-dinas mengedarkan ke 190 Dapodik, kita harus kenal dengan Dinas Propinsi, Kabupaten kalau perlu kita yang buka pasword dan alamatnya. “ Ujar Harris. ( Mahmudah B/ Pri/ KS).

Sumber :  paudni.kemdikbud.go.id